Tutiumiyati’s Weblog

Hidup adalah perjuangan, maka berjuanglah untuk hidup

AJAX vs Search Engine

AJAX (Asynchronous JavaScript and XML) atau disebut juga Web 2.0, ternyata punya masalah utama yaitu tidak bersahabat dengan Search Engine, karena AJAX mengandalkan JavaScript dan CSS/XML. Ini artinya semua fitur AJAX tidak dapat di akses oleh search engine atau pengunjung yang men-disable javascript-nya.

Asynchronous JavaScript and XMLHTTP, atau disingkat AJaX, adalah suatu teknik pemrograman berbasis web untuk menciptakan aplikasi web interaktif. Tujuannya adalah untuk memindahkan sebagian besar interaksi pada komputer web surfer, melakukan pertukaran data dengan server di belakang layar, sehingga halaman web tidak harus dibaca ulang secara keseluruhan setiap kali seorang pengguna melakukan perubahan. Hal ini akan meningkatkan interaktivitas, kecepatan, dan usability. Ajax merupakan kombinasi dari:

*       DOM yang diakses dengan client side scripting language, seperti VBScript dan implementasi ECMAScript seperti JavaScript dan JScript, untuk menampilkan secara dinamis dan berinteraksi dengan informasi yang ditampilkan

*       Objek XMLHTTP dari Microsoft atau XMLHttpRequest yang lebih umum di implementasikan pada beberapa browser. Objek ini berguna sebagai kendaraan pertukaran data asinkronus dengan web server. Pada beberapa framework AJAX, element HTML IFrame lebih dipilih daripada XMLHTTP atau XMLHttpRequest untuk melakukan pertukaran data dengan web server.

*       XML umumnya digunakan sebagai dokumen transfer, walaupun format lain juga memungkinkan, seperti HTML, plain text. XML dianjurkan dalam pemakaian teknik AJaX karena kemudahan akses penanganannya dengan memakai DOM

JSON dapat menjadi pilihan alternatif sebagai dokumen transfer, mengingat JSON adalah JavaScript itu sendiri sehingga penanganannya lebih mudah

AJAX (disisi user) merupakan alternatif untuk kenyamanan bagi user (Contohnya GMail), dimana browser tidak akan mengambil seluruh halaman, tapi hanya loading bagian yang perlu di ganti saja dari halaman tersebut. Sayangnya kenyamanan ini harus dibayar cukup mahal, karena search engine tidak akan mengenali seluruh isi dari website tersebut.
 

 

Dari sisi pandangan bisnis/marketing ini menjadi masalah besar karena tidak dapat ter-index secara baik oleh search engine. Bayangkan saja jika anda memiliki situs dengan banyak halaman, tapi yang terindex oleh search engine hanya halaman depan saja. Ini tentu saja akan mengurangi peluang dari calon pengunjung anda untuk dapat mencari situs anda melalui search engine

untuk halaman yang menginginkan di index secara baik oleh search engine. Sampai search engine dapat mengenali struktur AJAX tidak bisa dipakai.Tapi kita masih bisa menggunakan AJAX ini untuk aplikasi web lainnya, yang memang tidak membutuhkan di index oleh search engine, seperti: back-end/admin atau aplikasi berbasis web. AJAX tetap akan menjadi hal yang sangat menarik jika digunakan untuk keperluan ini.

sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/AJAX,

http://www.sunaryohadi.info/ajax-dan-search-engine.htm.

 

April 12, 2008 - Ditulis oleh tutiumi | Tak Berkategori | | No Comments Yet

Belum ada komentar.

Tinggalkan komentar